Bagikan!

Hari kedua Nan Tumpah Masuk Sekolah (NTMS) 2025 berlangsung pada tanggal 20 Mei 2025. Setelah selesai di SMK Negeri 1 Ranah Pesisir dan SMA Negeri 1 Ranah Pesisir di hari sebelumnya, 19 Mei 2025, kali ini Komunitas Seni Nan Tumpah (KSNT) berkunjung ke sekolah ketiga, keempat, dan kelima yaitu SMA Negeri 4 Padang, SMA Negeri 9 Padang, dan SMK Negeri 3 Padang.

            Sekolah pertama yang dikunjungi pada hari kedua kunjungan NTMS 2025 yakni SMA Negeri 4 Padang, kemudian dilanjutkan ke SMA Negeri 9 Padang, dan terakhir SMK 3 Negeri Padang yang nantinya sekaligus akan menjadi tempat pelatihan untuk ketiga sekolah tersebut.

            Kunjungan dimulai pada pukul 08.00 WIB di SMA Negeri 4 Padang. Pihak sekolah memberikan kata sambutan lalu diteruskan dengan kata pengantar tentang program NTMS oleh manajer program Fajry Chaniago. Kemudian SMA Negeri 4 Padang menampilkan pertunjukan teater dengan judul “Sumbang Duo Baleh” yang bercerita tentang dan sebuah pertunjukan tari. Lalu ditutup dengan pertunjukan teater dengan judul “Jam Belajar Tambahan” naskah garapan Yunisa Dwiranda dan disutradarai oleh Ivan Harley.

            Pertunjukan Jam Belajar Tambahan yang dimainkan oleh Hilda Ismia Putri, Diah Anggina Nauli, Cadhla Tri Gunawan, Nila Amelia Nabila, Robi Al Fadriansyah, Magribi Ibrahim, dan Hafiz Zurahman sukses memecah suasana menjadi riuh oleh tawa dan tepuk tangan dari para siswa dan guru yang menonton. Sesekali, penonton juga ikut merespon dialog-dialog yang dilontarkan oleh para pemain “Jam Belajar Tambahan” yang direspon kembali oleh aktor. Aktivitas saling respon tersebut yang akhirnya membuat pertunjukan itu semakin hidup.

            Usai pertunjukan pertama, KSNT bertolak dari SMA Negeri 4 Padang menuju ke SMA Negeri 9 Padang. Tampak ratusan siswa telah menunggu agar acara segera dimulai.  Agenda pertama di SMA Negeri 9 Padang ini dimulai dengan sebuah pertunjukan yang berjudul “Tari Piriang Hoyak Badarai”. Pertunjukan tari ini menuai tepuk tangan yang ramai dari ratusan siswa dan guru yang menonton pertunjukan tari tersebut. Agenda terakhir di SMA Negeri 9 Padang ditutup dengan pertunjukan teater “Jam Belajar Tambahan” oleh KSNT yang kembali mendapatkan respon baik dari penonton. Tidak hanya itu, pertunjukan “Jam Belajar Tambahan” di SMA Negeri 9 Padang menemukan suasana yang baru ketika salah seorang siswa bernama Yusuf Dawi ikut maju untuk berperan bersama aktor yang lain.

            Yusuf Dawi, siswa SMA Negeri 9 Padang mengatakan, pelatihan ini sangat baik baginya sebab di tempatnya bersekolah saat ini, tidak ada pelatihan teater. Padahal Yusuf sudah sejak lama meminati teater. Namun karena keterbatasan ruang, ia tidak dapat menyalurkan keinginannya itu untuk berteater. Pengalaman langsung menjadi pemeran dalam pertunjukan yang ditonton ratusan teman-temannya membangkitkan semangatnya untuk menjemput lagi harapannya yang lama terkubur.

SMK Negeri 3 Padang yang menjadi kunjungan terakhir pada hari kedua NTMS 2025, akan menjadi tempat pelatihan bersama dari 3 (sekolah) kunjungan. Total siswa yang mengikuti pelatihan pada hari kedua NTMS 2025 ini adalah 64 (enam puluh empat siswa). Dengan format pelatihan yang sama dengan sekolah sebelumnya yaitu membagi siswa ke dalam 5 (lima) kelompok dan mentor memberikan tema kepada masing-masing kelompok. Kemudian ditutup dengan penampilan pertunjukan dari 5 (lima)  kelompok tersebut. []

Bagikan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *