Pada gelaran Pekan Nan Tumpah 2025, salah satu rangkaian penting yang dihadirkan adalah kegiatan diskusi seni. Forum ini menjadi ruang berbagi gagasan sekaligus ajang refleksi atas keseluruhan proses festival, mulai dari karya yang dipamerkan, pertunjukan yang ditampilkan, hingga cara penyelenggaraan berlangsung. Melalui diskusi, para peserta dan penonton dapat menelaah kembali perjalanan ide dan proses kreatif para seniman, sehingga karya tidak hanya
hadir sebagai tontonan, tetapi juga membuka wacana kritis yang memperluas pemahaman bersama tentang seni dan konteks sosialnya.

Nama-nama yang dihadirkan sebagai narasumber di antaranya adalah Afrizal Malna, Taufik Wijaya, Dr. Hoirul Hafifi, M.Sn., Edy Utama, Adhyra Irianto, Iswandi, Anggy Rusidi, dan Albert Rahman Putra. Kehadiran para narasumber ini diharapkan memperkaya pandangan peserta mengenai Pekan Nan Tumpah 2025. Dengan demikian, forum diskusi di Pekan Nan Tumpah 2025 tidak hanya berfungsi sebagai evaluasi internal, melainkan juga sebagai kontribusi pemikiran yang penting bagi perkembangan ekosistem seni di Sumatera Barat dan Indonesia.